

Saatnya Desamu Tampil
di Panggung Nasional!
Saatnya Desamu Tampil di Panggung Nasional!
Desamu Keren? Jangan Cuma Disimpen di Galeri! Mending ikutan Festival Film Desa 2025. Kita tantang kamu buat nyulap potensi desa jadi film pendek yang epic. Dari sawah sampai budaya, rekam semuanya biar satu Indonesia tau kalau desamu itu asyik banget!

Apa sih Festival Film Desa?
Ajang unjuk gigi buat sineas lokal! Yuk, rekam potensi dan keunikan desamu biar makin dikenal satu Indonesia lewat karya film.
Selaras 12 Rencana Aksi
Langkah nyata bikin desa makin berdaya saing dan mandiri lewat kebijakan terpadu. Apa itu 12 Renaksi?
Siapa Aja Boleh Ikut
Nggak ada batasan! Semua warga desa yang punya ide kreatif, pintu terbuka lebar buat kamu.
Wujud Asta Cita ke-6
Membangun Indonesia Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.
Pamerin Harta Karun Desa
Angkat kuliner, budaya, wisata, sampai ekonomi kreatif desamu biar makin hits dan dikenal banyak orang.
Karyamu Go Nasional
Bakalan bikin bangga! Film kamu bakal dapet dukungan penuh pemerintah dan ditonton se-Indonesia.
Apa sih Festival Film Desa?
Ajang unjuk gigi buat sineas lokal! Yuk, rekam potensi dan keunikan desamu biar makin dikenal satu Indonesia lewat karya film.
Selaras 12 Rencana Aksi
Langkah nyata bikin desa makin berdaya saing dan mandiri lewat kebijakan terpadu. Apa itu 12 Renaksi?
Siapa Aja Boleh Ikut
Nggak ada batasan!
Semua warga desa yang punya
ide kreatif, pintu terbuka lebar buat kamu.
Wujud Asta Cita ke-6
Membangun Indonesia Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.
Pamerin Harta Karun Desa
Angkat kuliner, budaya, wisata, sampai ekonomi kreatif desamu
biar makin hits dan dikenal banyak orang.
Karyamu Go Nasional
Bakalan bikin bangga! Film kamu bakal dapet dukungan penuh pemerintah dan ditonton se-Indonesia.
Apa sih
Festival Film Desa?
Ajang unjuk gigi buat sineas lokal! Yuk, rekam potensi dan keunikan desamu biar makin dikenal satu Indonesia lewat karya film.
Selaras 12 Rencana Aksi
Langkah nyata bikin desa makin berdaya saing dan mandiri lewat kebijakan terpadu. Apa itu 12 Renaksi?
Siapa Aja Boleh Ikut
Nggak ada batasan! Semua warga desa yang punya ide kreatif, pintu terbuka lebar buat kamu.
Wujud Asta Cita ke-6
Membangun Indonesia Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.
Pamerin Harta Karun Desa
Angkat kuliner, budaya, wisata, sampai ekonomi kreatif desamu biar makin hits dan dikenal banyak orang.
Karyamu Go Nasional
Bakalan bikin bangga! Film kamu bakal dapet dukungan penuh pemerintah dan ditonton se-Indonesia.
Modal Film, Untungnya Selangit!
Cek nih deretan hal keren yang bakal didapetin kalau gabung di gerakan ini.
Gak bakal rugi!
Ambil Manfaatnya!
Mejeng di Panggung Nasional
Filmmu bakal di-screening seru dan dipromosikan lewat platform streaming (OTT). Siap-siap karyamu viral dan ditonton se-Indonesia!


Ilmu Gratis dari Masternya
Upgrade skill bikin film lewat webinar eksklusif bareng ahli industri. Plus, dapet sertifikat.
Hadiahnya Gak Main-main
Rebut piala kebanggaan, gadget canggih, dan pengakuan nasional atas kerja kerasmu.
Urus Sensor Dibantuin
Gak perlu pusing birokrasi! Kita bakal dampingi proses sensor film kamu ke LSF.
Didukung Penuh Pusat
Karyamu gak jalan sendiri. Ini langkah nyata bareng pemerintah buat majuin desa, jadi exposure-nya pasti maksimal.


Nambah Circle Kreatif
Ketemu temen baru, kolaborasi sama sineas lain, dan bangun koneksi buat proyek masa depanmu.
Modal Film, Untungnya Selangit!
Cek nih deretan hal keren yang bakal didapetin kalau gabung di gerakan ini.
Gak bakal rugi!
Ambil Manfaatnya!
Mejeng di Panggung Nasional
Filmmu bakal di-screening seru dan dipromosikan lewat platform streaming (OTT). Siap-siap karyamu viral dan ditonton se-Indonesia!


Ilmu Gratis dari Masternya
Upgrade skill bikin film lewat webinar eksklusif bareng ahli industri. Plus, dapet sertifikat.
Hadiahnya Gak Main-main
Rebut piala kebanggaan, gadget canggih, dan pengakuan nasional atas kerja kerasmu.
Urus Sensor Dibantuin
Gak perlu pusing birokrasi! Kita bakal dampingi proses sensor film kamu ke LSF.
Didukung Penuh Pusat
Karyamu gak jalan sendiri. Ini langkah nyata bareng pemerintah buat majuin desa, jadi exposure-nya pasti maksimal.


Nambah Circle Kreatif
Ketemu temen baru, kolaborasi sama sineas lain, dan bangun koneksi buat proyek masa depanmu.
Modal Film, Untungnya Selangit!
Cek nih deretan hal keren yang bakal didapetin kalau gabung di gerakan ini.
Gak bakal rugi!
Ambil Manfaatnya!
Mejeng di Panggung Nasional
Filmmu bakal di-screening seru dan dipromosikan lewat platform streaming (OTT). Siap-siap karyamu viral dan ditonton se-Indonesia!


Ilmu Gratis dari Masternya
Upgrade skill bikin film lewat webinar eksklusif bareng ahli industri. Plus, dapet sertifikat.
Hadiahnya Gak Main-main
Rebut piala kebanggaan, gadget canggih, dan pengakuan nasional atas kerja kerasmu.
Urus Sensor Dibantuin
Gak perlu pusing birokrasi! Kita bakal dampingi proses sensor film kamu ke LSF.
Didukung Penuh Pusat
Karyamu gak jalan sendiri. Ini langkah nyata bareng pemerintah buat majuin desa, jadi exposure-nya pasti maksimal.


Nambah Circle Kreatif
Ketemu temen baru, kolaborasi sama sineas lain, dan bangun koneksi buat proyek masa depanmu.

Siapa yang Boleh Ikut?
Gak perlu jadi sutradara pro atau punya alat mahal buat ikutan. Festival ini adalah panggung buat kamu sebagai warga desa yang punya ide segar dan semangat buat majuin kampung halaman. Siapapun kamu, asal punya cerita menarik, tempat ini buat kamu!
Warga +62 alias WNI yang punya NIK.
Umur bebas! Tua muda, semua boleh gabung.
Bisa daftar sendiri atau banyakan (tim/kelompok).
Karya asli milikmu, bukan punya tetangga.
Ketentuan Karyanya
Kebebasan berkarya itu wajib, tapi tetep ada "rel"-nya biar pesan filmmu makin on point. Kita pengen liat cerita yang jujur, menyentuh, dan orisinal dari sudut pandangmu. Pastiin karyamu "kena" di hati juri dengan ngikutin panduan cerita ini, ya.
Durasi pas: 5 sampai 10 menit.
Film baru (produksi tahun 2024-2025).
Masih "fresh" alias belum pernah juara di mana pun.
Temanya wajib "Bangun Desa Bangun Indonesia".
Bahas soal Pangan, Budaya, Wisata, atau Ekraf.


Teknis Gak Boleh Salah
Ide udah brilian, cerita udah pecah, eh... gagal lolos cuma gara-gara salah format atau link Google Drive masih di-gembok. Duh, jangan sampe kejadian! Cek detail teknis di bawah ini baik-baik biar karyamu mulus mendarat di meja juri tanpa drama.
Format video wajib MP4 (biar aman).
Gambar bening, minimal Full HD (1080p).
Ada subtitle Bahasa Indonesia kalau pakai bahasa daerah/asing.
Upload ke Google Drive & buka aksesnya (jangan di-private!).

Siapa yang Boleh Ikut?
Gak perlu jadi sutradara pro atau punya alat mahal buat ikutan. Festival ini adalah panggung buat kamu sebagai warga desa yang punya ide segar dan semangat buat majuin kampung halaman. Siapapun kamu, asal punya cerita menarik, tempat ini buat kamu!
Warga +62 alias WNI yang punya NIK.
Umur bebas! Tua muda, semua boleh gabung.
Bisa daftar sendiri atau banyakan (tim/kelompok).
Karya asli milikmu, bukan punya tetangga.
Ketentuan Karyanya
Kebebasan berkarya itu wajib, tapi tetep ada "rel"-nya biar pesan filmmu makin on point. Kita pengen liat cerita yang jujur, menyentuh, dan orisinal dari sudut pandangmu. Pastiin karyamu "kena" di hati juri dengan ngikutin panduan cerita ini, ya.
Durasi pas: 5 sampai 10 menit.
Film baru (produksi tahun 2024-2025).
Masih "fresh" alias belum pernah juara di mana pun.
Temanya wajib "Bangun Desa Bangun Indonesia".
Bahas soal Pangan, Budaya, Wisata, atau Ekraf.


Teknis Gak Boleh Salah
Ide udah brilian, cerita udah pecah, eh... gagal lolos cuma gara-gara salah format atau link Google Drive masih di-gembok. Duh, jangan sampe kejadian! Cek detail teknis di bawah ini baik-baik biar karyamu mulus mendarat di meja juri tanpa drama.
Format video wajib MP4 (biar aman).
Gambar bening, minimal Full HD (1080p).
Ada subtitle Bahasa Indonesia kalau pakai bahasa daerah/asing.
Upload ke Google Drive & buka aksesnya (jangan di-private!).
Siapa yang Boleh Ikut?
Gak perlu jadi sutradara pro atau punya alat mahal buat ikutan. Festival ini adalah panggung buat kamu sebagai warga desa yang punya ide segar dan semangat buat majuin kampung halaman. Siapapun kamu, asal punya cerita menarik, tempat ini buat kamu!
Warga +62 alias WNI yang punya NIK.
Umur bebas! Tua muda, semua boleh gabung.
Bisa daftar sendiri atau banyakan (tim/kelompok).
Karya asli milikmu, bukan punya tetangga.
Ketentuan Karyanya
Kebebasan berkarya itu wajib, tapi tetep ada "rel"-nya biar pesan filmmu makin on point. Kita pengen liat cerita yang jujur, menyentuh, dan orisinal dari sudut pandangmu. Pastiin karyamu "kena" di hati juri dengan ngikutin panduan cerita ini, ya.
Durasi pas: 5 sampai 10 menit.
Film baru (produksi tahun 2024-2025).
Masih "fresh" alias belum pernah juara di mana pun.
Temanya wajib "Bangun Desa Bangun Indonesia".
Bahas soal Pangan, Budaya, Wisata, atau Ekraf.
Teknis Gak Boleh Salah
Ide udah brilian, cerita udah pecah, eh... gagal lolos cuma gara-gara salah format atau link Google Drive masih di-gembok. Duh, jangan sampe kejadian! Cek detail teknis di bawah ini baik-baik biar karyamu mulus mendarat di meja juri tanpa drama.
Format video wajib MP4 (biar aman).
Gambar bening, minimal Full HD (1080p).
Ada subtitle Bahasa Indonesia kalau pakai bahasa daerah/asing.
Upload ke Google Drive & buka aksesnya (jangan di-private!).
Timeline Festival
Perjalanan dari pendaftaran hingga puncak festival
NOVEMBER 2025
Publikasi & Sosialisasi
Launching Festival
Submisi Film Dibuka
Webinar I
DESEMBER 2025
Submisi Film Berlangsung
Webinar II
JANUARI 2026
Seleksi Administrasi
Seleksi Substansi
Penjurian
Pengumuman Finalis
15 JANUARI 2026
Seremoni Puncak
Penyerahan Hadiah
Perayaan Hari Desa Nasional
Timeline Festival
Perjalanan dari pendaftaran hingga puncak festival
NOVEMBER 2025
Publikasi & Sosialisasi
Launching Festival
Submisi Film Dibuka
Webinar I
DESEMBER 2025
Submisi Film Berlangsung
Webinar II
JANUARI 2026
Seleksi Administrasi
Seleksi Substansi
Penjurian
Pengumuman Finalis
15 JANUARI 2026
Seremoni Puncak
Penyerahan Hadiah
Perayaan Hari Desa Nasional
Timeline Festival
Perjalanan dari pendaftaran hingga puncak festival
NOVEMBER 2025
Publikasi & Sosialisasi
Launching Festival
Submisi Film Dibuka
Webinar I
DESEMBER 2025
Submisi Film Berlangsung
Webinar II
JANUARI 2026
Seleksi Administrasi
Seleksi Substansi
Penjurian
Pengumuman Finalis
15 JANUARI 2026
Seremoni Puncak
Penyerahan Hadiah
Perayaan Hari Desa Nasional

5 Karya Terbaik, Siap Angkat Piala Menteri Desa!
Kreativitasmu layak dapet panggung yang spesial. Makanya, khusus buat 5 kreator terbaik, kami siapin apresiasi tertinggi berupa Piala Menteri Desa.
Hadiah ini bukan cuma pajangan, tapi bukti kalau karyamu punya dampak nyata. Apresiasi lainnya berupa plakat/sertifikat, screening, dan pendampingan Surat Tanda Lulus Sensor buat dukung langkahmu selanjutnya. Yuk, jemput pialanya!

5 Karya Terbaik, Siap Angkat Piala Menteri Desa!
Kreativitasmu layak dapet panggung yang spesial. Makanya, khusus buat 5 kreator terbaik, kami siapin apresiasi tertinggi berupa Piala Menteri Desa.
Hadiah ini bukan cuma pajangan, tapi bukti kalau karyamu punya dampak nyata. Apresiasi lainnya berupa plakat/sertifikat, screening, dan pendampingan Surat Tanda Lulus Sensor buat dukung langkahmu selanjutnya. Yuk, jemput pialanya!

5 Karya Terbaik, Siap Angkat Piala Menteri Desa!
Kreativitasmu layak dapet panggung yang spesial. Makanya, khusus buat 5 kreator terbaik, kami siapin apresiasi tertinggi berupa Piala Menteri Desa.
Hadiah ini bukan cuma pajangan, tapi bukti kalau karyamu punya dampak nyata. Apresiasi lainnya berupa plakat/sertifikat, screening, dan pendampingan Surat Tanda Lulus Sensor buat dukung langkahmu selanjutnya. Yuk, jemput pialanya!
Masih Bingung? Cek Sini Dulu!
Tenang, kami udah rangkum pertanyaan yang sering muncul biar kamu nggak pusing.
Kalau masih belum nemu jawabannya, colek kami aja!
Festival Film Desa itu acara apa sih?
Ini panggung buat sineas desa unjuk gigi! Kita kompetisi film pendek buat ngangkat potensi alam, budaya, dan cerita unik desa lewat tema "Bangun Desa, Bangun Indonesia".
Siapa aja yang boleh ikutan?
Siapa aja boleh, warga +62 alias WNI yang punya NIK. Tua, muda, pemula, atau suhu, semuanya bebas gabung tanpa batasan usia!
Bayar nggak buat ikutan?
100% Gratis! Gak ada pungutan biaya pendaftaran sepeser pun. Simpen duitmu buat produksi film aja
Berapa durasi film yang wajib dibuat?
Durasi wajib antara 5 sampai 10 menit. Inget ya, itu udah termasuk opening dan credit title. Kalau kepanjangan atau kedikitan, otomatis gugur lho.
Boleh rekam pakai kamera HP?
Boleh banget! Mau pakai kamera HP, DSLR, atau mirrorless bebas. Yang penting hasilnya bening, orisinal, dan gak ada watermark aplikasi editing di videonya .
Kalau pakai video AI atau animasi komputer boleh?
Waduh, kalau ini BIG NO. Kita nyari rekaman asli dari kamera (live action), bukan hasil generate AI atau rekayasa komputer .
Gimana cara kirim filmnya?
Gampang! Upload film kamu ke Google Drive (pastiin aksesnya Public), terus isi formulir pendaftaran di link resmi kita. Jangan lupa cek kelengkapan dokumen sebelum klik "Submit" ya.
Kapan batas terakhir kirim karya?
Periode submisi dibuka dari November sampai Desember 2025. Jangan mepet-mepet deadline biar nggak panik! pantau terus IG @dit_sosbudppdt dan @festivalfilmdesa buat tanggal pastinya.
Boleh kirim lebih dari satu film?
Boleh dong! Asalkan judulnya beda dan semuanya memenuhi syarat, kamu bebas kirim karya sebanyak-banyaknya .
Boleh pakai musik dari internet?
Boleh, asal musiknya No Copyright atau lisensi bebas. Jangan pakai lagu hits yang ada hak ciptanya ya, nanti malah kena masalah hukum .
Filmnya boleh mengkritik kondisi desa?
Boleh, asal kritiknya membangun (konstruktif), sopan, dan nggak mengandung ujaran kebencian, SARA, atau provokasi politik. Kita diskusi asik aja lewat karya.
Hak cipta film punya siapa?
Tenang, hak cipta tetep punya kamu sebagai pembuat film. Panitia cuma minjem hak tayang buat distribusi dan screening kalau kamu masuk nominasi .
Masih ada pertanyaan yang belum kejawab?
Lihat semua FAQ!
Masih Bingung? Cek Sini Dulu!
Tenang, kami udah rangkum pertanyaan yang sering muncul biar kamu nggak pusing.
Kalau masih belum nemu jawabannya, colek kami aja!
Festival Film Desa itu acara apa sih?
Ini panggung buat sineas desa unjuk gigi! Kita kompetisi film pendek buat ngangkat potensi alam, budaya, dan cerita unik desa lewat tema "Bangun Desa, Bangun Indonesia".
Siapa aja yang boleh ikutan?
Siapa aja boleh, warga +62 alias WNI yang punya NIK. Tua, muda, pemula, atau suhu, semuanya bebas gabung tanpa batasan usia!
Bayar nggak buat ikutan?
100% Gratis! Gak ada pungutan biaya pendaftaran sepeser pun. Simpen duitmu buat produksi film aja
Berapa durasi film yang wajib dibuat?
Durasi wajib antara 5 sampai 10 menit. Inget ya, itu udah termasuk opening dan credit title. Kalau kepanjangan atau kedikitan, otomatis gugur lho.
Boleh rekam pakai kamera HP?
Boleh banget! Mau pakai kamera HP, DSLR, atau mirrorless bebas. Yang penting hasilnya bening, orisinal, dan gak ada watermark aplikasi editing di videonya .
Kalau pakai video AI atau animasi komputer boleh?
Waduh, kalau ini BIG NO. Kita nyari rekaman asli dari kamera (live action), bukan hasil generate AI atau rekayasa komputer .
Gimana cara kirim filmnya?
Gampang! Upload film kamu ke Google Drive (pastiin aksesnya Public), terus isi formulir pendaftaran di link resmi kita. Jangan lupa cek kelengkapan dokumen sebelum klik "Submit" ya.
Kapan batas terakhir kirim karya?
Periode submisi dibuka dari November sampai Desember 2025. Jangan mepet-mepet deadline biar nggak panik! pantau terus IG @dit_sosbudppdt dan @festivalfilmdesa buat tanggal pastinya.
Boleh kirim lebih dari satu film?
Boleh dong! Asalkan judulnya beda dan semuanya memenuhi syarat, kamu bebas kirim karya sebanyak-banyaknya .
Boleh pakai musik dari internet?
Boleh, asal musiknya No Copyright atau lisensi bebas. Jangan pakai lagu hits yang ada hak ciptanya ya, nanti malah kena masalah hukum .
Filmnya boleh mengkritik kondisi desa?
Boleh, asal kritiknya membangun (konstruktif), sopan, dan nggak mengandung ujaran kebencian, SARA, atau provokasi politik. Kita diskusi asik aja lewat karya.
Hak cipta film punya siapa?
Tenang, hak cipta tetep punya kamu sebagai pembuat film. Panitia cuma minjem hak tayang buat distribusi dan screening kalau kamu masuk nominasi .
Masih ada pertanyaan yang belum kejawab?
Lihat semua FAQ!
Masih Bingung? Cek Sini Dulu!
Tenang, kami udah rangkum pertanyaan yang sering muncul biar kamu nggak pusing. Kalau masih belum nemu jawabannya, colek kami aja!
Festival Film Desa itu acara apa sih?
Ini panggung buat sineas desa unjuk gigi! Kita kompetisi film pendek buat ngangkat potensi alam, budaya, dan cerita unik desa lewat tema "Bangun Desa, Bangun Indonesia".
Siapa aja yang boleh ikutan?
Siapa aja boleh, warga +62 alias WNI yang punya NIK. Tua, muda, pemula, atau suhu, semuanya bebas gabung tanpa batasan usia!
Bayar nggak buat ikutan?
100% Gratis! Gak ada pungutan biaya pendaftaran sepeser pun. Simpen duitmu buat produksi film aja
Berapa durasi film yang wajib dibuat?
Durasi wajib antara 5 sampai 10 menit. Inget ya, itu udah termasuk opening dan credit title. Kalau kepanjangan atau kedikitan, otomatis gugur lho.
Boleh rekam pakai kamera HP?
Boleh banget! Mau pakai kamera HP, DSLR, atau mirrorless bebas. Yang penting hasilnya bening, orisinal, dan gak ada watermark aplikasi editing di videonya .
Kalau pakai video AI atau animasi komputer boleh?
Waduh, kalau ini BIG NO. Kita nyari rekaman asli dari kamera (live action), bukan hasil generate AI atau rekayasa komputer .
Gimana cara kirim filmnya?
Gampang! Upload film kamu ke Google Drive (pastiin aksesnya Public), terus isi formulir pendaftaran di link resmi kita. Jangan lupa cek kelengkapan dokumen sebelum klik "Submit" ya.
Kapan batas terakhir kirim karya?
Periode submisi dibuka dari November sampai Desember 2025. Jangan mepet-mepet deadline biar nggak panik! pantau terus IG @dit_sosbudppdt dan @festivalfilmdesa buat tanggal pastinya.
Boleh kirim lebih dari satu film?
Boleh dong! Asalkan judulnya beda dan semuanya memenuhi syarat, kamu bebas kirim karya sebanyak-banyaknya .
Boleh pakai musik dari internet?
Boleh, asal musiknya No Copyright atau lisensi bebas. Jangan pakai lagu hits yang ada hak ciptanya ya, nanti malah kena masalah hukum .
Filmnya boleh mengkritik kondisi desa?
Boleh, asal kritiknya membangun (konstruktif), sopan, dan nggak mengandung ujaran kebencian, SARA, atau provokasi politik. Kita diskusi asik aja lewat karya.
Hak cipta film punya siapa?
Tenang, hak cipta tetep punya kamu sebagai pembuat film. Panitia cuma minjem hak tayang buat distribusi dan screening kalau kamu masuk nominasi .
Masih ada pertanyaan yang belum kejawab?
Lihat semua FAQ!
Pemanasan Dulu Sebelum Teriak "Action!"
Bikin film itu butuh persiapan matang, lho. Yuk, simak rangkaian kegiatan kita menuju hari H.
Siapa tau bisa jadi inspirasi buat kamu!
Pemanasan Dulu Sebelum Teriak "Action!"
Bikin film itu butuh persiapan matang, lho. Yuk, simak rangkaian kegiatan kita menuju hari H.
Siapa tau bisa jadi inspirasi buat kamu!
Pemanasan Dulu Sebelum Teriak "Action!"
Bikin film itu butuh persiapan matang, lho. Yuk, simak rangkaian kegiatan kita menuju hari H.
Siapa tau bisa jadi inspirasi buat kamu!



Jangan Simpan
Cerita Indah Desamu Sendiri
Jadilah bagian dari gerakan besar ini. Saatnya sineas desa unjuk gigi dan bawa pulang total hadiah ratusan juta rupiah
Masih ada yang bingung? Santai, tim kami siap bantu di festivalfilmdesa@kemendesa.go.id
Jangan Simpan
Cerita Indah Desamu Sendiri
Jadilah bagian dari gerakan besar ini. Saatnya sineas desa unjuk gigi dan bawa pulang total hadiah ratusan juta rupiah
Masih ada yang bingung? Santai, tim kami siap bantu di festivalfilmdesa@kemendesa.go.id
Jangan Simpan
Cerita Indah Desamu Sendiri
Jadilah bagian dari gerakan besar ini. Saatnya sineas desa unjuk gigi dan bawa pulang total hadiah ratusan juta rupiah
Masih ada yang bingung? Santai, tim kami siap bantu di festivalfilmdesa@kemendesa.go.id
Bekerja sama dengan:
Bekerja sama dengan:
Bekerja sama dengan:







Kementerian Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia
Inisiatif Kementerian Desa PDT untuk membangkitkan kreativitas sineas muda dan mengangkat potensi lokal melalui lensa sinema.
© 2025 Festival Film Desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Dibuat dengan ❤️️ untuk Desa.
Kembali ke atas
Kementerian Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia
Inisiatif Kementerian Desa PDT untuk membangkitkan kreativitas sineas muda dan mengangkat potensi lokal melalui lensa sinema.
© 2025 Festival Film Desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Dibuat dengan ❤️️ untuk Desa.
Kembali ke atas
Kementerian Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia
Inisiatif Kementerian Desa PDT untuk membangkitkan kreativitas sineas muda dan mengangkat potensi lokal melalui lensa sinema.
© 2025 Festival Film Desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Dibuat dengan ❤️️ untuk Desa.
Kembali ke atas











